Archive for July, 2009
Why must it rain this morning?
Jul 2nd
Pagi itu jam 6 langit di luar terlihat gelap.
Bunyi rintikan hujan sejak tadi jam 4 masih terdengar.
Namun suasana hatiku sungguh tak segelap pagi itu..
Tak sabar rasanya untuk segera berangkat.
Ada perasaan tidak sreg dengan hujan pagi itu..
dan beberapa pertanyaan dalam pikiranku,
“Apakah dia akan tetap datang di jam yang sama?”
“Ataukah mungkin dia akan terlambat beberapa menit dari biasanya?”
“Atau bahkan mungkin dia akan berangkat lebih awal dari biasanya?”
Tidak banyak waktuku untuk berdebat dengan pertanyaan-pertanyaan itu..
Asumsikan dia akan datang lebih awal.
Sungguh berdebar hati ini rasanya,
tak sabar aku untuk bisa melihatnya lagi..
Tatapannya sungguh membuatku terpaku.
Senyumannya sungguh membuatku serasa terhipnotis.
Mungkin cintanya bisa menghasutku..
Mungkin…
Aku tiba di tempat itu jam 8,
30 menit lebih awal dari biasanya..
Duduklah aku di bangku yang waktu itu dia juga duduk di sebelahku
Pandanganku terfokus kepada setiap orang yang datang,
untuk memastikan bahwa salah satu dari mereka adalah DIA.
Sama seperti yang kulakukan di hari sebelumnya..
30 menit berlalu…air masih berjatuhan dari langit,
“Ya Tuhan, aku takut tidak bisa melihatnya hari ini..”
“Mungkin aku tidak bisa memilikinya, atau bahkan tahu namanya..”
“Tapi Ya Tuhanku, izinkanlah aku bisa melihatnya setiap pagi..”
“Tolonglah Ya Tuhanku, hanya pada-Mu aku meminta..”
sepenggal doa yang kuucapkan dalam hati..
Sudah 45 menit berlalu, dia masih belum juga terlihat..
“Kenapa harus hujan pagi ini, ya Tuhanku..”
“Maafkanlah aku jika aku terkesan menyalahkan hujan ini, ya Tuhanku..”
“Mungkin ini takdirku di pagi ini, dan takdir semua orang..”
“Berikanlah aku kekuatan yang sama seperti hari kemarin,
sama ketika aku melihat senyumannya dari jarak yang begitu dekat.”
Dan masih seperti kemarin,
Aku berharap esok hari datang lebih cepat
(x122)